Dua dekade setelah peristiwa mengerikan di Jatijajar, roh jahat Jin Ummu Sibyan kembali—kali ini di desa Giritirto. Setelah pertengkaran sengit usai pertandingan sepak bola, sekelompok anak-anak tanpa sadar melepaskan teror kuno dengan kutukan ceroboh saat senja. Kerasukan pun terjadi, dan mimpi buruk pun dimulai lagi.