
Hans, seorang turis dari Belanda, meminta Mayang, yang bekerja di sebuah perusahaan perjalanan, untuk menjadi pemandu wisatanya selama berada di Yogyakarta, tetapi ternyata ia masih memiliki darah Jawa. Sementara itu, Pram Pacar Mayang, seorang arkeolog, dicurigai sebagai pelaku pembunuhan tersebut. Korban dijadikan korban persembahan untuk ilmu hitam yang sangat mengerikan. Mayang kemudian ditangkap untuk mengungkap misteri pembunuhan ilmu hitam tersebut.