Dika khawatir dengan Drajat (46), ayahnya, yang berperilaku aneh dan menakutkan. Bella (20), sepupu Dika, yang membantu mengawasi Drajat, hampir terbunuh karena dianggap sudah lama meninggal. Keanehan Drajat dimulai ketika pabrik rokoknya bangkrut. Ketika Dika secara tidak sengaja menemukan foto-foto Drajat bersama seorang kakek di Gunung Kawi. Bukti lain memastikan keterlibatan Drajat dengan praktik pesugihan (mantra pengayaan) yang berbasis di Gunung Kawi. Setelah berdiskusi dengan Bella, Dika…