Putri seorang pendukung sayap kanan, siswi bernama Jing Qiu dikirim ke pedesaan untuk pendidikan ulang, dan ditugaskan untuk membantu menulis buku teks. Di sana ia bertemu Lao San, seorang tentara muda dengan masa depan yang cerah. Terlepas dari kesenjangan kelas dan ketidaksetujuan orang tua, kisah cinta mereka berkembang di tengah masa-masa yang penuh gejolak.